Pemuda Silampari Desak Bupati Copot Kadis PUCK Musi Rawas

NARASI UPDATE – Pembangunan rumah dinas (rumdin) Bupati Musi Rawas kembali menjadi sorotan publik. Proyek yang disebut-sebut menelan anggaran 90 Miliyar tersebut hingga kini belum juga selesai, memicu kritik dari berbagai kalangan, khususnya aktivis pemuda.

Selain rumdin, sejumlah proyek lain seperti gedung serba guna dan pembangunan taman di beberapa titik juga menuai perhatian. Kualitas pengerjaan dari proyek-proyek tersebut dinilai patut dipertanyakan, seiring dengan temuan di lapangan yang dianggap tidak mencerminkan besarnya anggaran yang digunakan.

Habibi Frakas, yang dikenal sebagai pemuda silampari peduli pembangunan, menyampaikan kritik tajam terhadap kondisi tersebut. Ia menilai pemerintah daerah gagal memastikan perencanaan dan pelaksanaan proyek berjalan optimal.

“Kami melihat proyek-proyek ini terkesan dipaksakan tanpa kajian yang matang. Bahkan, peran konsultan dalam proyek ini juga patut dipertanyakan, apakah benar-benar bekerja sesuai standar atau tidak,” tegas Habibi.

Menurutnya, lemahnya perencanaan menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan proyek tidak selesai tepat waktu dan berpotensi menurunkan kualitas bangunan.

Habibi juga secara tegas meminta kepada Bupati Musi Rawas untuk segera mengambil langkah konkret dengan mencopot Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya (PUCK) Kabupaten Musi Rawas. Ia menilai pimpinan OPD tersebut harus bertanggung jawab atas berbagai persoalan yang muncul.

“Jika tidak ada evaluasi dan tindakan tegas, maka ini akan menjadi preseden buruk dalam pengelolaan anggaran daerah. Kami minta Bupati tidak ragu mencopot Kepala Dinas PUCK,” pungkasnya.

Lebih lanjut, ia mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap seluruh proyek pembangunan yang menggunakan anggaran besar, guna memastikan tidak terjadi pemborosan atau potensi penyimpangan.(**).

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Kreatif Dunkzzz