Recent Posts

Pilkada Serentak

Lubuklinggau

IKM Kota Lubuk Linggau Priode 2026-2031 Dilantik

LUBUKLINGGAU – Pengurus Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Lubuklinggau periode 2026–2031 resmi dilantik dan dikukuhkan, ...

Read More »

Kasus Pengeroyokan Anggota PSHT Berakhir Damai, Kedua Pihak Sepakat Selesaikan Secara Kekeluargaan

LUBUKLINGGAU – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap salah seorang anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang ...

Read More »

Kejari Lubuk Linggau Selidiki Dugaan Penyimpangan APBDes Batu Kucing

LUBUK LINGGAU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Linggau tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan dalam ...

Read More »

MASSIPP Soroti Anggaran Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU — Koordinator Masyarakat Silampari Peduli Pembangunan (MASSIPP), Sahlin, menyoroti penggunaan anggaran pada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Lubuklinggau Tahun Anggaran 2025 yang dialokasikan untuk kegiatan pelatihan. Sahlin mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dua program dengan nilai anggaran cukup besar, yakni Program Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dengan Kode Rekening 2.17.06 sebesar Rp281.680.436 dan terealisasi Rp277.066.310. Kemudian Program Pengembangan UMKM dengan Kode Rekening 2.17.08 sebesar Rp107.189.840 dengan realisasi Rp102.794.040. “Kalau benar kedua kegiatan tersebut hanya berupa pelatihan, kami meminta agar pemerintah daerah dapat membuka informasi secara transparan mengenai bentuk pelatihannya, jumlah peserta, narasumber, lokasi, durasi kegiatan, serta rincian penggunaan anggarannya,” ujar Sahlin. Menurutnya, besarnya anggaran harus berbanding lurus dengan manfaat yang dirasakan oleh koperasi dan pelaku UMKM. Jangan sampai kegiatan pelatihan hanya sebatas kegiatan seremonial tanpa memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas dan kesejahteraan peserta. “Kami tidak mempersoalkan kegiatan pelatihan sepanjang memang dibutuhkan dan dilaksanakan sesuai ketentuan. Yang menjadi perhatian kami adalah transparansi dan efektivitas penggunaan anggarannya,” tegasnya. Sahlin, mendorong agar setiap penggunaan APBD dilakukan secara transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Kalau seluruh pelaksanaan dan pertanggungjawabannya sesuai aturan, tentu tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tetapi kalau ada indikasi ketidaksesuaian, kami berharap aparat pengawasan dapat melakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

Read More »

Rejang Lebong

DPRD Pertanyakan Banyak Proyek di Lembak Tidak Selesai 

Rejang Lebong – DPRD Kabupaten Rejang Lebong Dapil 3 Wilayah Lembak mempertanyakan Paket Proyek di ...

Read More »

Geger 1 Ton Ikan Nila Di Belumai 1 Mati Mendadak

Rejang Lebong – Satu Ton lebih Ikan Nila Siap Panen milik Sasa (45) Warga Desa ...

Read More »

Tim WASEV MABESAD TNI Tinjau Lokasi TMMD REGULER Ke 121 Kodim 0409/RL

NARASI UPDATE – Tim Wasev dari MABESAD TNI AD melakukan kunjungan peninjauan lokas kegiatan i ...

Read More »

Pekerjaan Sudah Mulai,Papan Merek Di Curup.

NARASI UPDATE – Perehapan kelanjutan pembangunan Masjid Taqwa di Pasar Kelurahan Padang Ulak Tanding Kecamatan ...

Read More »

Advertorial

Kreatif Dunkzzz